Dalam masa kehamialan wanita harus memperhatikan makanan yang anda makan agar mengandung seluruh nutrisi yang dibutuhkan. Kekurangan nutrisi dapat berdampak buruk bagi proses kehamilan wanita.

Kecukupan Kalori
Apabila mengalami kekurangan kalori pada masa kehamilan dapat mengganggu proses tumbuh kembang janin dan berbagai perubahan dalam tubuh ibu. Selain itu konsumsi kalori lemak dan karbohodrat) yang rendah akan menyebabkan banyak protein terbuang sebagai sumber energi.

Fungsi Protein
Kandungan protein sangat dibutuhkan untuk pembangunan sel-sel baru janin, dan untuk pembentukan semua bahan pengatur seperti hormone wanita dan janin. Protein merupakan zat nutrisi yang menjadi struktur dasar bagi pembentukan organ-organ dalam tubuh.

Kandungan Serat
Konsumsi serat yang rendah menyebabkan anda mengalami sembelit atau sukar buang air besar.

Kecukupan Asam folat dan seng (Zn)
contoh beberapa makanan yang kaya akan asam folat adalah bayam, jeruk, brokoli, kembang kol, wortel, dan tomat. Sedangkan seng terdapat dalam seafood. Kekurangan kedua jenis zat gizi ini menyebabkan kegagalan proses pembentukan otak yang sempurna, sehingga menimbulkan cacat bawaan pada susunan saraf pusat dan otak janin.

Fungsi Kalsium
apabila wanita hamil kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, janin akan mengambil persediaan kalsium yang ada dalam tulang ibu. Akibatnya ibu akan menderita kerapuhan tulang (osteoporosis)

Kecukupan Zat besi
Suplai zat besi yang cukup sangat dibutuhkan, karena volume darah wanita selama hamil akan mengalami peningkatan sebesar 30%. Jadi jika kekurangan zat besi, maka ibu hamil dapat menderita gangguan anemia. Bukan hanya itu, kelancaran proses melahirkan pun bisa terganggu.

Air
Kekurangan cairan dapat berakibat fatal, karena bisa menyebabkan ibu hamil dirawat di rumah sakit. Oleh karena itu sebaiknya anda minum minimal 10 gelas air putih sehari. Sebagai variasi, anda dapat mengganti air putih dengan jus buah atau yogurt.