Sepulang dari rumah sakit bersalin, ada beberapa tantangan berikutnya yang menanti anda. Terutama bagi wanita yang baru pertama kali melahirkan, aka ada satu kewajiban baru, yaitu acara memandikan bayi bisa jadi saat-saat yang mendebarkan. Masih teringat jelas dalam hati saya, ketika saat pertama kali memandikan bayi saya, keringat saya bercucuran, saking deg degannya. Saya sama sekali belum pernah memandikan bayi sebelumya, saya hanya berbekal pengalaman melihat bayi saya dimandikan oleh perawat di rumah bersalin sebelum saya diperbolehkan pulang ke rumah, dan tentunya yang terpenting adalah keberanian bahwa saya ingin merawat bayi saya sepenuhnya.

Persiapan

1. Siapkan semua keperluan mandi, misalnya handuk, waslap, sabun mandi, pakaian ganti, dan kosmetik bayi.

2. Siapkan air hangat (36-37 derajat celcius)/ terasa hangat di siku tangan anda.

3. Jaga suhu ruangan tetap hangat untuk menjaga kehangatan suhu tubuh bayi.

4. Lepaskan baju bayi secara bertahap.

Memandikan Bayi

  1. Kalau saya biasanya mulai dari bagian dada, lalu tangan, perut kaki dan yang terakhir bagian wajah dan kepala supaya bayi tidak mudah kedinginan karena kepalanya basah.
  2. Bersihkan mata dari luar ke dalam. Gunakan kapas yang dibasahi.
  3. Basuh badan bayi (kecuali kepala dan wajah), lalu sabuni badannya
  4. Bilas badannya dengan air, lalu keramasi kepalanya dan bersihkan wajahnya dengan sabun lembut.
  5. Bilas kepala, wajah, dan badannya sampai bersih.
  6. Keringkan dengan handuk. Ingat untuk selalu mengeringkan daerah lipatan bayi (lipatan paha, ketiak, leher, selangkangan dan pantat)

Membersihkan Kelamin Bayi

Untuk bayi laki-laki.
Bersihkan kotoran yang ada pada kulup. Secara perlahan, dorong lembut kulit penis ke pangkal penis. Seka kotoran dengan kapas basah.

Untuk bayi perempuan.
bersihkan daerah kemaluan dari depan ke belakang (dari kemaluan ke anus dan dapat diulang dengan kapas vasah yang baru). Demikian pula dengan selangkangannya.

Merawat Tali Pusat Bayi

  1. Setelah mandi, bersihkan sekeliling dan bagian dasar tali pusat dengan kain kasa yang dibasahi air. Keringkan dan bungkus kembali dengan kain kasa yang baru dan bersih.
  2. Daerah tali pusat harus tetap kering dan bersih sepanjang waktu. Hindari menutup daerah tersebut dengan popok.

Memakai Popok Bayi

Baringkan bayi dibagian tengah popok/diapers. Lipat popok/diapers kearah perut lalu ikat kedua tali popok/rekatkan pengait diaper di atas perut bayi. Jangan terlalu kencang, karena bayi bernafas lebih banyak menggunakan otot perut.