Gendut?…No!!! begitu kira-kira semua wanita yang sedang mengalami kehamilan. Dan bila menurut dokter berat badan anda terlalu berlebih atau “overweight” saat hamil, misalnya pada trimester pertama berat anda sudah mencapai 8-10 kg, maka pada trimester kedua kehamilan anda, anda perlu mengatur kembali susunan menu anda. Makanan bergizi seperti protein, vitamin, dan mineral sebaiknya jangan dikurangi. Yang seharusnya dikurangi dan dihindari adalah jumlah karbohidrat, gula dan lemak. Kenaikan berat badan yang normal selama kehamilan adalah sekitar 12,5 kg – 17,5 kg

TIPS MENGKONSUMSI MAKANAN SAAT HAMIL :

1. Hindarilah produk-produk yang bersifat daging olahan yang banyak mengandung lemak seperti sosis, bakso atau kornet.

2. Buanglah kulit ayam atau gumpalan lemak yang menempel pada daging ayam sebelum anda mengolahnya.

3. Pilih produk makanan rendah lemak seperti susu skim, susu rendah lemak, yogurt, atau keju yang rendah lemak.

4. Jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan ringan, biskuit, kripik, kue-kue  karena makanan sejenis itu sangat minim gizi dan vitamin tapi tinggi kalori yang memicu kenaikan berat badan anda.

5. Untuk memperlambat timbulnya rasa lapar, konsumsilah lebih banyak makanan berkarbohidrat baik/sehat seperti beras, ubi-ubian, kentang, roti gandum, dan pasta.

Kenaikan berat badan yang berlebih pada masa kehamilan juga bisa menyebabkan anda stresspasca melahirkan karena anda perlu waktu yang sangat lama untuk mengembalikan berat badan seperti semula ketimbang ibu hamil yang kenaikan berat badanya normal. Hal ini tentulah berdampak buruk secara physikologi, mengingat anda tidak boleh berdiet ketat setelah melahirkan karena anda harus makan yang cukup untuk memproduksi asi berlimpah untuk bayi anda. Jadi daripada menyesal nantinya, lebih baik atur kembali pola makan anda agar kehamilan anda adalah suatu hal yang menyenangkan untuk dikenang nantinya.