Jalan kelahiran dengan operasi caecar merupakan salah satu alternatif persalinan yang memerlukan proses pembedahan. Langkah operasi caesar itu sendiri pada umumnya dilakukan karena kondisi kehamilan mengalami komplikasi atau keadaan yang membahayakan bagi wanita atau bayi jika melahirkan secara normal. Beberapa kondisi kehamilan berikut ini dapat menyebabkan proses persalinan memerlukan tindakan operasi.

Kondisi Ukuran pinggul terlalu kecil.
Terdapat sebagian wanita yang secara anatomi tubuh memiliki rongga pinggul yang kecil, sehingga bayi tidak dapat melewati bagian ini dalam proses persalinan spontan. Jika dipaksakan untuk lahir secara spontan kondisi ini beresiko pada keselamatan bayi, maka operasi caesar merupakan alternatif paling aman bagi kondisi kehamilan ini.

Kondisi Makrosomia atau bayi berukuran besar.
Sering terjadi beberapa kasus kelahiran bayi dengan berat badan yang tidak normal, yaitu melebihi berat badan bayi pada umumnya. Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor misal wanita obesitas atau menderita diabetes melitus. Berat badan bayi dikatakan abnormal jika melebihi 4,2 kg sesaat setelah dilahirkan, bahkan di Rusia ada bayi yang lahir dengan berat badan 7,7 kg. Pada kondisi kehamilan seperti ini proses persalinan spontan hampir selalu mustahil untuk dilakukan, sehingga untuk mengeluarkan bayi perlu dilakukan tindakan operasi caesar.

Kondisi Plasenta previa.
Kondisi kehamilan ini berarti plasenta berada pada posisi yang abnormal yaitu di bagian bawah rahim sehingga menutup jalan lahir, akibatnya bayi tidak dapat masuk ke rongga pinggul.

Kondisi bayi sungsang.
Ketika kehamilan memasuki usia 40 minggu biasanya kepala bayi telah berada di bawah atau menuju ke jalan lahir. Tapi 3-4% bayi terkadang tidak berada pada posisi yang tepat ketika memasuki masa persalinan, misal pantat, bahu, punggung atau kaki di bawah. Sehingga bayi sulit melewati jalan lahir. Jika selama proses persalian normal bayi tidak dapat segera dikeluarkan maka operasi caesar akan dilakukan.

Kondisi Bayi terlilit tali pusar.
Kondisi kehamilan seperti ini bayi memiliki resiko besar akan tercekik jika dilahirkan dengan proses spontan. Biasanya dokter kandungan akan mengamati melalui USG apakah masih memungkinkan untuk melakukan persalinan spontan. Jika terdapat kondisi yang mengancam bayi maka operasi caesar harus segera dilakukan.

Kondisi Kesehatan.
Proses persalinan dengan operasi caesar dilakukan karena wanita tidak dapat atau tidak diperkenankan untuk mengejan selama persalinan. Hal ini terjadi pada wanita yang menderita penyakit jantung, hipertensi dan diabetes. Tentang operasi caesar pada penderita ketiga penyakit ini memiliki resiko komplikasi yang besar. Selain itu ada beberapa kondisi kehamilan lainnya yang memerlukan tindakan operasi caesar yaitu bayi hidrosefalus, bayi kembar, wanita kurang gizi, dan detak jantung bayi lemah.